Sabtu, 04 Juni 2016

PHP & Object Oriented Programming

Syarat utama untuk menguasai CodeIgniter adalah memahami PHP dan konsep Object Oriented

Programming. Pada bab ini kita akan membahas sedikit mengenai PHP dan OOP.


Apasih PHP?

PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemogramaman di sisi server. Ketika Anda mengakses sebuah URL, maka web browser akan melakukan request ke sebuah web server. Misalnya kita me-request sebuah file PHP http://www.koder.web/index.php , maka webserver akan melakukan parsing terhadap file PHP tersebut. PHP parser yang menjalankan kode-kode PHP yang terdapat pada file index.php lalu mengirimkan hasilnya ke web browser.

Sejarah PHP

Pada tahun 1994, Rasmus Lerdorf mengembangkan sebuah perkakas yang digunakan sebagai engine parsing sebagai penerjemah/interpreter beberapa macro. Pada saat itu engine digunakan untuk  pembuatan  buku  tamu,  counter  dan  beberapa  homepage.  Ia  menamai  engine  parser tersebut dengan nama PHP/FI.

Dengan semangat opensource, para pengembang di dunia mencoba mengembangkan PHP/FI. Sampai pada tahun 1997, lebih dari 500.000 website di dunia menggunakan PHP/FI untuk menyelesaikan masalah seperti konkesi kedatabase, menampilkan content yang dinamis dan lain- lain.

Pada juni 1998, PHP 3.0 dirilis. Pada saat itu PHP sudah mendukung multiflatform (bukan hanya linux), webserver, sejumlah database, SNMP (Simple Network Management Protocol) and IMAP (Internet Message Access Protocol).mMenurut survei yang dilakukan oleh http://netcraft.org, saat ini pengguna PHP sudah mencapat 9,5 juta domain.

Menggunakan PHP

Ketika kita ingin mempelajari PHP, hal pertama yang harus disiapkan adalah sebuah web server, seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa PHP merupakan bahasa pemrograman disisi server.  Banyak sekali jenis web server yang dapat digunakan, antara lain Apache, IIS, iPlanet, Omnni, Xintami, dan lain-lain. Setelah web server terinstal barulah kita install PHP sebagai modul. 

PHP dapat diperoleh secara gratis dengan cara men-download dari situs resmi PHP (http://www.php.net/downloads.php)  atau  website  lain  yang  mempunyai  salinan  program  PHP untuk di-download.

Sebelum menginstall PHP, terlebih dahulu harus meng-install web server. Setelah PHP terinstall. Anda dapat meletakkan source code PHP ke dalam folder yang akan di publish oleh web server dengan ekstensi file .php.

Jika tidak  ingin direpotkan oleh proses konfigurasi  dan  implementasi webserver,  Anda  dapat menggunakan software yang sudah terpaket menjadi satu antara PHP, APACHE, dan MySQL. Contoh Software-nya adalah XAMPP, PHPTRIAD, FOX Server, dan lain-lain.

0 komentar: