Object Oriented Programming (OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan
kepada obyek. Semua data dan fungsi pada paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau obyek-obyek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur, setiap obyek dapat menerima
pesan, memproses data, dan
mengirim pesan
ke obyek lainnya. OOP diciptakan untuk mengatasi keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional. Konsep dari
OOP
sendiri adalah semua
pemecahan masalah dibagi ke dalam obyek. Dalam konsep OOP data dan fungsi-fungsi yang
akan
mengoperasikannya digabungkan menjadi satu kesatuan yang dapat disebut
sebagai obyek.
APA ITU OBJEK??
Sederhananya, sebuah obyek adalah kumpulan dari variabel dan fungsi yang dibungkus
menjadi satu
entitas. Entitas tersebut
dapat berupa variabel
biasa. Sebuah obyek diciptakan melalui
sebuah kelas atau dengan istilah instance of
class.
Obyek memiliki
2 elemen utama:
1. Attributes atau Properties: Yaitu nilai-nilai yang tersimpan dalam objek tersebut dan secara
langsung maupun tidak langsung menentukan karakteristik dari
obyek tersebut.
2. Method: Yaitu suatu aksi
yang
akan dijalankan atau dikerjakan oleh obyek tersebut.
APA ITU CLASS??
Class dapat didefinisikan sebagai struktur data atau cetak biru dari suatu obyek. Lebih jelasnya adalah sebuah bentuk dasar atau blueprint yang mendefinisikan variabel, method umum pada semua obyek. Obyek sendiri adalah kumpulan variabel dan
fungsi yang dihasilkan dari template
khusus atau disebut
class. Obyek adalah elemen pada saat run-time yang akan diciptakan,
dimanipulasi, dan dibuang/di-destroy ketika eksekusi. Adapun class merupakan definisi statik dari himpunan obyek yang mungkin diciptakan sebagai
instantiasi
dari
class.
<?php
/** Contoh kelas **/
class Kendaraan{}
/*** end of class ***/
?>
Contoh diatas memperlihatkan bagaimana mendefinisikan sebuah class dan
meng-create sebuah
instance dari class. Pada contoh di atas kita membuat sebuah kelas bernama “Kendaraan”. Dalam
pembuatan kelas, pertama kita
menggunakan kata
kunci
class yang diikuti oleh nama kelas,
kemudian diakhiri dengan kurung kurawal. Di dalam kurung kurawal kita menuliskan
kode-kode
(berisi property dan method) supaya kelas tersebut bekerja seperti yang diinginkan.
Kode-kode di dalam sebuah kelas terbagi menjadi dua kelompok, yaitu property dan
method.
Property adalah suatu
wadah penyimpanan di dalam kelas yang bisa menampung informasi.
Sederhananya property itu bisa disebut sebagai variabel di dalam kelas. Sedangkan method adalah fungsi
yang
ada di dalam kelas. Perhatikan contoh berikut.
<?php
/** contoh kelas **/
class kendaraan{
/*** property class ***/
private $warna;
private $jumlah_pintu; private $jumlah_roda; public $harga;
public $merk;
/*** method class ***/
public function construct(){
echo 'ini adalah object kendaraan. <br />';
}
public function set_harga($harga){
$this->harga = $harga;
}
public function show_harga(){
echo 'harga kendaraan : rp.'.$this->harga.'. <br />';
}
public function jalan(){
echo 'brrroooooom!!!';
}
}
/*** end of class ***/
/** contoh object **/
#mengcreate object $saya_adalah_object dari class kendaraan
$saya_adalah_object= new kendaraan;
$saya_adalah_object->set_harga(100000);
$saya_adalah_object->show_harga();
$saya_adalah_object->jalan();
Setiap property dan method memiliki identifier. Identifier-lah yang mengatur bagaimana property
dan method digunakan. Identifier
tersebut adalah public, private dan protected. Private berarti
method atau property yang
ada di dalam suatu kelas hanya bisa diakses di dalam kelasnya.
Sedangkan pada method atau property yang bersifat public berarti method atau property
tersebut bisa diakses di dalam dan di
luar kelas.






0 komentar:
Posting Komentar